Program Literasi

Program “Pawai Buku Bersambung” (Literasi Baca-Tulis) : Program ini adalah inisiatif paling umum dalam Gerakan Literasi Sekolah (GLS) yang fokus pada pembiasaan membaca. Setiap hari sebelum memulai pelajaran pertama, seluruh warga sekolah (siswa, guru, dan staf) saling bergantian dan berbagi buku bacaan. Buku membaca adalah buku non-pelajaran (fiksi atau non-fiksi) berlangsung selama 15 menit seperti pelaksanaan pawai. Setiap anak harus menunjukan sisi positif dan menarik kepada teman lainnya, agar teman-teman menjadi tertarik.

Program “Layar Pena” (Literasi Audiovisual-Tulis): Program ini adalah program literasi yang dihadirkan di SDN 004 Sangkulirang, yang mencoba menjadikan literasi lebih menarik melalui pemanfaatan Layar digital yang akan dilaksanakan setiap satu kali dalam satu bulan di minggu kedua. Pelaksanaannya adalah dengan menayangkan berbagai cerita-cerita Fabel, Legenda, Hikayat, ataupun cerita lainnya dalam bentuk video selama 35 menit. Akhir sesi setiap anak-anak akan diminta menuliskan kembali hal-hal yang didapatkan dari proses “Layar Pena”.

Program “Puisi Berantai”(Literasi-Tulis): Program ini adalah bentuk menumbuhkan bakat dan minat dalam literasi berupa puisi yang dihadirkan di SDN 004 Sangkulirang. Pelaksanaannya adalah dengan menentukan tema puisi di setiap pertemuannya, Setiap Seluruh Civitas Akademika di Sekolah akan memiliki satu kesempatan untuk menuliskan satu kalimat puisi, yang nantinya akan dilanjutkan oleh teman-teman lainnya sehingga akan menghasilkan satu atau bahkan lebih karya puisi bersama. Program ini akan dilaksanakan sebanyak satu kali dalam satu bulan di setiap minggu ke-4.

Pojok Baca/Mading: Membuat sudut baca yang nyaman di kelas atau mading untuk menampilkan karya literasi siswa, seperti puisi, cerpen, ulasan buku, serta ide-ide kreatif siswa lainnya.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait